Keselek Biji Kedondong
Tahukah Anda Kendondong?
Kedondong adalah buah yang mengandung banyak vitamin C dan memiliki rasa yang cukup asem (Kelik 2006). Buah ini dapat dinikmati dalam bentuk rujak, asinan, ataupun dimakan secara langsung. Buah ini memiliki biji yang keras pada bagian dalam dan mengakar berbentuk serat pada bagian luarnya. Kedondong muda memiliki kulit berwarna hijau agak tua, sedangkan yang tua berwarna agak kecoklatan (seperti sawo). Kedondong merupakan buah favorit gw, walaupun banyak orang gak seneng karena rasanya yang asem banget. Tapi justru disitulah letak kenikmatannya.
Nah, begini ceritanya. Kemarin gw mau makan kedondong. Seperti biasa, sebelum menikmatinya, kulit kedondong dikupas terlebih dahulu. Lalu dipotong-potong (sampai disini belum ada masalah). Sewaktu potongan kedondong yang lezat itu mulai dimakan...mmmm...nikmat sekali. Satu potong...dua..dst hingga pada suatu potongan yang gw makan ternyata ada serat biji kedondong yang ikut terpotong. Klo kecil sih gak masalah. Panjangnya lumayan, sekitar dua ruas jari telunjuk tangan. Kejadiannya hampir kayak duri ikan yang nyangkut di tenggorokan, sakit dan gak nyaman banget. Bedanya klo duri nancep, tapi ini nyangkut. Ketelan gak bisa, keluar juga susah. Pokoknya parah banget deh.
Akhirnya dengan perjuangan yang cukup keras, serta cucuran keringat dan air mata, serat biji kedondong itu 'rela' juga keluar dari tenggorokan gw. Alhamdulillah. Untuk dia mau keluar, klo nggak gw bisa tersiksa siang malem.
Tapi kejadian itu gak bikin gw kapok untuk makan kedondong lagi. Malah buat balas dendam sama kedondong, gw makanin aja yang banyak,...biar dia kapok. :p

Comments